Halo, saya Yoka! Selamat datang di teori sok tau Yoka! ehe.
Kali ini saya ingin membahas tentang rasa takut. Ya emang
sih saya bukan profesor atau dokter, tapi ya ketik-ketik aja yak.
Rasa takut itu bisa mucul di-berbagai situasi, seperti;
situasi sedang dikejar kuyang, lupa buat PR mata pelajaran guru yang galak,
sampai takut karena pas bangun tidur mendadak ga bisa gerakin badan. Wkwkwk.
Rasa takut tersebut muncul dari berbagai hal, dan yang
paling umum kita ketahui untuk ditakuti adalah hantu. Kenapa kok bisa hantu?
Karena menurut saya, hantu itu adalah sesuatu hal yang rata-rata manusia tidak
bisa lawan secara fisik. Sehingga ketika kita melihat hantu, rata-rata orang
pada kabur, haha.
Adapula hal yang membuat hantu itu lebih seram. Yaitu, hantu
sering dikaitkan dengan eksis dimalam hari. Dan seperti yang kita tau, pada
malam hari itu indra mata kita sulit untuk melihat, sehingga timbul-lah
ke-tidaktahuan serta ke-tidakpastian. Itulah yang membuatnya semakin seram,
ke-tidaktahuan.
Ke-tidaktahuan tersebut membuat kita berimajinasi, apa yang
ada dalam kegelapan itu. Dari situlah, kita mulai berpikiran aneh-aneh. Mungkin
didalam kegelapan kita bisa takut tiba-tiba ada ular menyerang, atau mungkin
ada hantu yang diam-diam mengikutimu dari belakang, haha.
Tapi tentu saja, tidak semua orang itu takut dengan gelap,
hantu, atau ular. Salah satu buktinya
adalah Panji petualang, hehe.
Lalu apa hal yang membuat semua orang takut?
Dari yang saya katakan sebelumnya, rasa takut timbul dari
hantu yang tidak bisa kita serang, dan kegelapan yang menyebabkan
ke-tidaktahuan.
Sehingga saya menyimpulkan, bahwa orang itu takut kepada hal
yang tidak menguntungkan diri kita. Dan rasa takut tersebut menimbulkan
pergerakan melawan atau kabur. Wkwkwk. Itu tergantung dengan rasa takut apa
yang sedang dihapadi seseorang.
Contohnya, jika seseorang merasa terancam posisi jabatannya
(pekerjaan) oleh orang lain, maka kemungkinan besar dia akan mencoba
mempertahankan posisi jabatannya dengan berbagai cara. Bisa jadi dia mencelakai
orang yang ingin mengambil jabatannya, atau bisa jadi dia akan bekerja lebih
keras lagi sehingga atasannya akan mempertahankannya di posisi jabatan
tersebut.
Itu adalah salah satu contoh pergerakan melawan yang
ditimbulkan oleh rasa takut.
Contoh lainnya, kalian lagi lewat gang, terus mendadak ada
anjing ngejar. Orang rata-rata akan ngapain? Ya kabur lah, wkwkwk. Tapi kenapa
kita kabur? Karena kita merasa tidak diuntungkan dalam situasi tersebut. Anjing
yang mendadak ngejar kita, itu rasanya membuat nyali kita mendadak ciut dan
memilih untuk kabur. Aku rasa, itu disebabkan oleh tekanan yang diberikan oleh
Si Anjing. Anjing emang.
Nah sekarang gimana kalau umpamanya ada hal yang
sesungguhnya kita tau tidak akan membuat kita rugi, namun kita tetap saja takut.
Contohnya adalah gambar yang aneh, seperti gambar orang ditengah hutan dengan
tanpa wajah. Ya menurutku sih itu sekali lagi adalah rasa ke-tidak tahuan kita
yang membuat kita menjadi takut. Ke-tidak tahuan tersebut yang membuat kita
mulai berimajinasi tentang gambar tersebut, seperti asal-usul gambar tersebut, dan sebagainya.
Jadi sekian dulu untuk ketikan-ketikan ngawur saya terhadap
terjadinya rasa takut dalam seseorang. Jika ada salah kata, mohon dimaapin yak,
namanya juga ngawur, hahaha.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar